Friday, 13 January 2012

CurhatKita

CurhatKita


Jangan Biarkan Kesulitan Hidup Membuat Anda Terfuruk, Sebaliknya Harus Membuat Anda Lebih Tangguh

Posted: 13 Jan 2012 07:32 AM PST


Saran Untuk Sobat Muda yang Kesulitan Menyelasaikan Kuliah Karena Keterbatasan Dana, Fasilitas dan Dukungan Orangtua


Oleh Tarjum

Beberapa orang yang curhat via email atau forum curhat, mengeluhkan masalah dan kesulitan yang sedang mereka hadapi saat ini. Kebanyakan dari mereka remaja dan kaum muda.

Masalah mereka beragam, mulai dari masalah cinta, keuangan, suasana keluarga yang tak harmonis, perceraian orang tua, kuliah yang terbengkalai karena kekurangan biaya, masalah di tempat kerja atau masalah persahabatan dan masalah-masalah lain yang terkait dengan kehidupan kaum muda yang sedang mencari jati diri.

Sebagian dari mereka cukup tegar menghadapi masalah dan tekanan. Namun sebagian lagi merasa frustasi dan merasa tak kuat lagi menanggung beban masalah.

Apakah diantara anda ada yang permah mengalami apa yang mereka alami?

Syukurlah, kalau tanda tak pernah mengalaminya.

Kalau pernah! Tak usah berkecil hati karena anda tak sendiri. Jangan mudah menyerah, selalu ada solusi dari setiap masalah jika anda mau berusaha.

Berikut saya akan berbagi dengan anda tentang satu masalah. Ini saran yang saya sampaikan kepada seseorang yang kesulitan menyelesaikan kuliah karena masalah biaya dan dukungan orang tua yang kurang memadai.

Masalah berat yang dia alami membuatnya terfuruk dan kehilangan semangat hidup.

Namun dia masih punya harapan dan keinginan untuk bangkit dan memperbaiki keadaan. Karena dia punya impian, ingin membahagiakan orang tua dan adik-adiknya.


Berikut saran saya untuknya :

Apa pun yang terjadi pada kita adalah atas kehendak-Nya. Anda harus yakini itu. Tapi Tuhan sudah memberi kita sumber daya dan fasilitas untuk mengubah keadaan.

Setiap kejadian pasti ada hikmah dan pelajaran yang bisa kita ambil. Tapi yang terpenting tindakan apa yang kita lakukan dengan pelajaran yang kita dapatkan.

Sebagai manusia kita juga akan banyak berbuat salah selama hidup kita. Kesalahan bukan untuk disesali, tapi untuk diperbaiki. Jangan terus menengok ke belakang, pandanglah ke depan, apa yang bisa anda lakukan dan perbaiki dengan diri anda.

Syukuri anugerah Tuhan apa yang anda miliki saat ini.

Coba perhatikan di sekitar anda, banyak sekali orang yang hidupnya jauh lebih menderita dibanding anda.

Anak-anak muda yang tak punya kesempatan mengenyam pendidikan tinggi karena masalah biaya. Anak-anak dan remaja yang sudah harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, disaat teman sebayanya duduk nyaman di dalam kelas. Mereka yang harus menjalani kerasnya kehidupan jalanan di kota-kota besar hanya demi mendapatkan sesuap nasi.

Anda jauh lebih beruntung dari meraka!

Soal anda belum lulus kuliah karena faktor biaya, jangan kecil hati. Kirimkan proposal ke lembaga-lembaga pemberi beasiswa. Jangan patah semangat jika usaha-usaha anda belum membuahkan hasil. Jangan cepat menyerah jika proposal-proposal anda ditolak. Mungkin proposal anda yang kesepuluh, keseratus atau keseribu akan diterima. Jangan cepat menyerah! Coba dan coba lagi.

Jika anda punya kemampuan berbahasa Inggris. Kenapa tidak memanfaatkan keahlian itu untuk mendapat penghasilan dengan menjual jasa terjemahan, jasa kursus atau les privat bahasa Inggris atau menjadi guide turis asing.

Anda juga bisa bekerja paruh waktu sesuai bidang keahlian anda. Bisa juga merintis usaha kecil-kecilan, jualan kebutuhan mahasiswa atau jualan jajanan mahasiswa di kampus misalnya. Yang penting jangan malu atau gengsi melakukannya. Jangan pedulikan omongan atau cemoohan orang selama anda melakukan hal yang benar.

Anda juga harus punya IMPIAN atau TUJUAN HIDUP yang jelas dan kuat. Itu yang akan membuat anda bertahan menghadapi berbagai halangan dan rintangan. Impian atau tujuan hidup yang sangat ingin anda capai bisa menjadi motivasi agar anda terus melangkah untuk mencapainya.

Namun seiring berjalannya waktu, berbagai halangan dan rintangan datang silih berganti, bisa membuat anda ragu, bahkan menghentikan langkah. Dan impian mulai tampak memudar. Itu hal yang wajar. Namun anda jangan berhenti, teruslah melangkah dan focus pada impian anda.

Impian ibarat nyala lilin di tengah lapangan, bisa saja padam oleh terpaan angin dari berbagai arah. Anda harus menjaga nyala lilin itu tetap menyala. Anda harus melindungi impian anda dari beragam sikap dan pikiran negative anda sendiri maupun orang lain.

Pemenang kadang bukan yang paling kuat tapi yang mampu bertahan lebih lama. Prajurit Inggris dalam pertempuran Waterloo tidak lebih hebat dari pajurit Perancis. Mereka menang karena mampu bertahan lebih lama.

Jangan lupa, iringi ikhtiar dengan do'a. Mohon petunjuk dan pertolongan agar anda selalu diberi kekuatan dan kemudahan menempuh jalan yang anda pilih.

Mengakhiri saran ini, coba anda baca dua cerita inspiratif berikut ini. Cerita tentang perjuangan menghadapi kerasnya kehidupan di tengah minimnya sarana dan sumberdaya.

Zhang Da, Bocah Tangguh yang Pantang Menyerah!

Pelajaran Berharga dari Seorang Janda Tua


Demikian saran saya, semoga bisa menjadi bahan renungan.

Anda punya saran atau pengalaman bagaimana menyelesaikan kuliah dengan keterbatasan dana, fasilitas dan dukungan orangtua? Silakan berbagi di komentar.


Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.

Tarjum adalah pendiri dan editor Curhatkita, Forum Curhat, Grup Teman Curhat dan Solusi Bipolar Facebook. Penulis buku psikomemoar "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah". Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum di sini dan ikuti Tarjum di Facebook dan Twitter.

Monday, 9 January 2012

CurhatKita

CurhatKita


Bagaimana Anda Mendefinisikan Gangguan Bipolar yang Anda Alami?

Posted: 09 Jan 2012 03:19 AM PST

Oleh Tarjum

Ada seorang pengunjung blog ini (Anonim) yang mengomentari artikel berjudul "Tangan Saya Gemetar Ketika Menulis Sebuah Saran di Forum Curhat"

Ini komentarnya :

Mas Tarjum, berarti pas tanganmu itu gemetar sampai berimajinasi hebat itu artinya kamu masih bipolar, tepatnya dalam kondisi manik.

Bipolar tidak dapat hilang sepenuhnya dari tubuh penderita. Saya bipolar 2 dan saya tahu kalau selamanya akan bipolar meskipun masih belum dapat menerima kenyataan itu.

Bipolar memang hampir sama seperti skizo, akan tergantung selamanya dengan obat. Dan selamanya bipolar atau skizo hinggap di dalam diri sampai meninggal. Sori, tapi itu kenyataannya.


Berikut komentar balasan saya untuk sang Anonim tamu blog saya.

Ini penjelasan saya untuk komentar (paragraf kedua) tentang pemulihan bipolar.

Penjelasan ini bukan hanya untuk sang komentator, tapi untuk siapa saja yang mungkin sependapat dengannya.

Definisi Pemulihan Bipolar

Saya menghargai pemahaman dan keyakinannya tentang gangguan bipolar atau skizofrenia yang anda alami. Karena memang gangguan kejiwaan khususnya bipolar dan skizofrenia sangat personal, kompleks dan multi faktor. Tidak bisa digeneralisir.

Apa yang saya alami mungkin berbeda dengan yang mereka alami. Cara penyembuhan yang cocok untuk saya belum tentu cocok untuk mereka.

Beberapa orang memang meragukan pemulihan bipolar saya. Apalagi pemulihan saya tanpa pengobatan medis.

Tapi, saya punya pendapat sendiri yang mungkin berbeda dengan anda, tentang arti pemulihan bipolar yang saya alami. Berikut akan saya jelaskan pengertian sembuh atau pulih dari bipolar menurut pengalaman dan pemahaman saya.

Ibaratnya Saya Sakit Mag (Gangguan Lambung)

Ibaratnya saya sakit mag, lalu saya berobat dan sembuh. Apakah saya benar-benar sembuh? Mungkin tidak sepenuhnya sembuh. Sakit mag saya bisa kumat sewaktu-waktu jika saya telat atau salah makan.

Tapi, saya katakan pada diri saya dan kepada orang lain bahwa saya sudah sembuh dari sakit mag. Dan saya merasa diri saya sehat dan bebas dari sakit mag. Itu membuat saya berpikir, bersikap dan bertindak positip terhadap diri-sendiri.

Menstigma Negatif Diri Sendiri

Saya tak akan dan tak ingin mengatakan, "Saya masih sakit mag, saya tak akan pernah sembuh dari sakit mag, dan seumur hidup saya akan sakit mag. Karena itu seumur hidup saya harus minum obat mag."
Saya pikir anda juga tak akan mengatakan itu bukan?

Ini sama dengan menstigma dan mensugesti negatif diri sendiri. Itu akan membuat saya berpikir, bersikap dan bertindak negatif terhadap diri sendiri.

Begitu pula ketika saya mengatakan pada diri sendiri, "Saya sudah pulih dari bipolar"

Begitu menurut saya.

Saya sudah menulis tentang proses pemulihan bipolar saya di artikel ini "Apakah Sebuah 'Mukjizat' Bisa Pulih dari Gangguan Bipolar?" dan beberapa artikel lainnya.

Saya juga sudah menjelaskan proses pemulihan bipolar saya lebih detail dan mendalam di buku psikomemoar dan ebook Berdamai dengan Bipolar.

Ini penjelasan saya untuk komentar paragraf pertama, tentang tangan saya yang gemetar, luapan emosi dan imajinasi sebagai pertanda manik.

Luapan Emosi dan Imajinasi Sesaat, Bukan Manik

Soal tangan saya yang gemetar dan berimajinasi saat menulis. menurut saya itu bukan pertanda saya sedang manik/hypomanik. Itu hanya perasaan dan imajinasi normal karena terharu yang bisa dirasakan oleh siapa saja. Dan itu hanya berlangsung sesaat, bukan terus-menerus dalam jangka waktu tertentu dan tak terkontrol.

Memang kadang saya terbawa emosi ketika sedang menulis artikel, membalas email, membalas komentar di blog atau di forum. Saya kira penulis lain pun akan merasakan hal yang sama.

Menulis dengan Emosi

Bagi seorang penulis (fiksi atau non fiksi), melibatkan emosi saat menulis adalah hal yang lumrah bahkan perlu agar artikel atau cerita yang ditulis tidak kering dan datar. Sehingga para pembaca pun akan merasakan emosi dan imajinasi penulisnya.

Bayangkan ketika anda membaca sebuah artikel atau novel, anda tak merasakan emosi apa pun. Apakah tulisan itu menarik menurut anda? tentu tidak bukan! Artikel, novel atau buku akan terasa hambar dan membosankan jika tak ada getaran emosi yang bisa dirasakan pembacanya.

Begitu pula dengan tulisan non fiksi, jika tak ada getaran emosi didalamnya akan menjadi tulisan yang kering dan tak menarik bagi pembacanya. Tapi ini bukan berarti artikel non fiksi direkayasa atau didramatisir.

Setiap tulisan, baik fiksi atau non fiksi bukan hanya deretan kata-kata, tapi harus punya ruh atau jiwa. Begitu menurut saya.

Itulah penjelasan saya untuk sang Anonym tamu blog saya. Semoga bisa difahami.

Jika anda tidak sependapat dengan saya tentang apa yang saya tulis di artikel ini atau anda punya pendapat lain, silakan berbagi di komentar.

Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini.

Tarjum adalah pendiri dan editor Curhatkita, Forum Curhat, Grup Teman Curhat dan Solusi Bipolar Facebook. Penulis buku psikomemoar "Mengubah Mimpi Buruk Menjadi Mimpi Indah". Anda bisa kenal lebih dekat dengan Tarjum di sini dan ikuti Tarjum di Facebook dan Twitter.

Friday, 6 January 2012

Cewek Bisa Pake

Cewek Bisa Pake


HotGirlOnly.com

Posted: 06 Jan 2012 03:55 AM PST

HotGirlOnly.com


Victoria Moore Sexy Hot Lingerie Pose

Posted: 05 Jan 2012 10:53 PM PST

Victoria Moore Sexy Hot Lingerie Pose. Turning to another bombshell in UK. Glamour Model from Essex, under the name Victoria Moore blessed with skilled in all the right places, so that everyone is going gaga. Now, this type of fishing is not able to recognize a face or a name that is, but is destined [...]

Wednesday, 4 January 2012

CurhatKita

CurhatKita


Jika Ditinggal Kekasih yang Sangat Dicintai lalu Ditinggal Sahabat, Apa yang akan Anda Lakukan?

Posted: 03 Jan 2012 08:29 PM PST

Curhat ini dikutif dari Forum Curhat.

Curhat seorang cowok yang baru putus cinta dan ditinggalkan sahabatnya, Riki nama online-nya.

Apa penyebab dia ditinggalkan kekasih dan sahabatnya? Bagaimana dia bersikap dan bertindak untuk mengatasi masalah cinta dan persahabatannya? Apa yang sebaiknya dia lakukan?

Silakan simak curhat dan beberapa nasihat untuknya di artikel ini.

Riki :
Numpang curhat ya. Ni kejadian sebelum gue putus sama cewek gue.

Jadi gini, waktu dia pulang les, dia minta dijemput sama gue. Lah gue kebetulan capek pulang kerja. Gue gak bisa jemput, nah terus dia minta jemput orang laen. Dia sebar sms ke temen-temennya untuk minta jemput n' nganterin dia pulang. Nah, sms-nya pun terkirim ke gue, dalam posisi itu gue marah banget kenapa dia minta jemput sama orang lain? Kenapa gak naek angkot aja, lagian masih sore juga.


Trus waktu gue marah gue gak sadar ngucapin kata-kata kasar ke dia, "Ngapain minta jemput sama orang laen? Kayak cewek panggilan aja." Lalu cewek gue marah-marah. Gak hubungin gue selama satu minggu. Terakhir hari Selasa (seminggu kemudian), sore-sore dia telepon sambil nangis-nangis minta putus. Katanya dia sakit hati banget. Akhirnya kita putus.

Jujur aja gue masih sayang sama dia, tapi hari Sabtu kemarin (4 hari kemudian), gue mau ngajak jalan. Intinya mau balikan, tapi dia ngomong dia gak bisa. Gue tanya kenapa? Emang gak ada kesempatan kedua? Dia jawab, gak ada. Perasaan dia ke gue udah ilang.

Gue bingung kok dia bisa secepat itu ngelupain gue? Apa dia udah punya pengganti?



Tarjum :
Penyebab kamu putus sama dia emang salah kamu, kamu harus terima itu.

Saat dia minta jemput, kamu bilang gak bisa. Tapi saat dia minta jemput orang lain kamu marah sampe ngucapin kata-kara kasar yang menyakiti hatinya.

Dia minta jemput sebenarnya bukan tak bisa naik angkot, dia ingin diperhatiin. Makanya dia sms ke banyak orang karena kesel merasa gak diperhatiin. Eh, kamu bukannya minta maaf karena gak bisa jemput malah marah-marah, ya jelas dia tersinggung.

Kalau sekarang dia masih marah dan blom mau terima kamu, wajar. Mungkin bukan karena dia udah gak sayang sama kamu atau karena ada pria lain. Dia masih merasa sakit hati sama kamu. Gak mudah bagi seorang cewek ngelupain pacarnya. Saya percaya, dia masih sayang sama kamu. Tinggal bagaimana cara kamu pendekatan kembali ke dia.

Misal, minta maaf dengan tulus atas kesalahan kamu. Bukan hanya dengan kata-kata, tapi dengan perbuatan. Ketika dia mau pulang les, jemput dia. Klo sekali dua kali dia nolak, jangan nyerah, coba lagi. Sampai dia tahu kesungguhan kamu untuk minta maaf dan memperbaiki hubungan dengan dia.

Gitu dulu bro sarannya, moga membantu.


Riki :
Oke , makasih ya masukannya :)
Mungkin pelajaran aja buat gue biar lebih peka terhadap perasaan cewek.


Tarjum:
Yups!
Pengalaman adalah guru terbaik :)
Perkembangan selanjutnya dari hubungan kalian berdua, boleh dishare lagi di forum ini, untuk pembelajaran bagi teman-teman yang lain :)


Riki:
Gue udah minta balikan. Yang pertama ditolak, mungkin dia masih marah. Tapi yang kedua, gue kecewa banget, dia udah ada cowok pengganti. Ya, mungkin dia blom jadian, tapi kata dia perasaan dia nyaman banget kalo sama dia, n' gak ada kesempatan lagi buat gue tuk perbaikin hubungan.

Aku nyesel banget, coba waktu bisa diputar ulang, gue gak mungkin ngomong (kasar) kayak gitu :(



Tarjum :
Putus cinta emang menyakitkan. apalagi dengan orang yang sangat dicintai. itu wajar dan manusiawi. tapi ingat satu hal, dan ini mutlak kebenarannya. JODOH URUSAN TUHAN.

Klo emang dia jodoh kamu, pada saatnya dia akan balik lagi sama kamu.

Sekarang biarkan dengan orang lain. Dia akan membandingkan pacar barunya dengan kamu. Waktu yang akan menentukan, mana yang akan dia pilih.

Saya juga pernah putus cinta dan merasakan sakitnya. Saat itu sepertinya tak ada harapan lagi sama dia. Saya menjauh darinya beberapa bulan. akhirnya dia yang minta balikan lagi, kerena sering sakit hati oleh sikap pacar barunya.

Kamu laki-laki yang harus berjiwa besar, bukan merengek-rengek atau memohon-mohon minta balikan.

Tenang bro, dunia tak selebar daun kelor benar adanya. Sekarang saatnya untuk fokus pada diri kamu. menggali dan mengembangkan kualitas diri yang kamu punya. Pada saatnya cinta akan datang karena kamu punya kualitas.


Riki :
Oke bang.
Tapi sekarang ada cerita baru, disaat kita putus, datang lagi mantan n' cinta pertama gue 3 tahun yang lalu. Dia sekarang mendekat dan perhatian banget sama gue.

Gue tanya kenapa kok dia perhatian banget sampe-sampe telepon padahal beda operator, jualan pulsa sampe-sampe habis saldonya? N' saya tanya kenapa perhatian banget n' support gue sampe kayak gitu? hampir tiap saat dia sms-in gue.

Dia jawab "Aku masih sayang ma kamu makanya aku bisa perhatian kayak gini."

Lalu gue tanya kalo masih sayang kenapa dulu ninggalin gue? Iya, kata mantan gue sih gara-gara sahabatnya gak suka sama gue. Dia milih sahabat dari pada pacar waktu itu.

Gue bingung sama pola pikir cewek n' harus bagaimana? Gue cuma jawab, Maaf gue gak bisa seperti yang dulu, gue udah trauma sakit hati sama dia.

N' gue minta perasaan sayang dia ke gue hanya untuk sayang pada sahabat.
Salah gak ya gue kayak gitu? Apa gue nyakitin dia?

Gue binggung, setelah ditinggal sama pacar yang gue cintai, sekarang gue ditinggal sama sahabat gue…

Gara-gara gue sering banget curhat tentang mantan gue dan jarang trima masukan dia. Dia pengen gue lupain mantan gue 'n cari yang baru.

Tapi gue gak bisa lupain secepat itu, gue udah coba berhubungan sama cewek lain, tapi tetep aja bayang-bayang mantan gue masih ada. Gue kasian entar cewek yang mau gue deketin cuma sebagai pelampiasan.

Setiap OL facebook liat status-status mantan gue aja, gue jadi kangen banget. Bagaimana buat ngelupain dia? Sahabatku sampe kesel nasehatin buat lupain dia. 'N sekarang sahabat gue ninggalin gue :(

Ya Allah kenapa ini bisa terjadi? Kenapa semua orang yang gue sayangi pergi meninggalkan gue satu persatu? :(



Gila Curhat (member forum):
Kalo soal pacar kamu ninggalin kamu, ambil sisi positifnya, mungkin dia bukan jodoh kamu. Jadi, dikasih kesempatan pisah sekarang, karena kalo semakin lama kalian sama-sama semakin sakit lah. Atau mungkin dia bukan yang terbaik buat kamu, jadi dia ninggalin kamu.

Sekarang kamu sedih, masih mikirin mantan kamu, emang mantan kamu mikirin kamu? Kok mau-maunya waktu kamu, kamu habisin buat mikirin orang yang mikirin kamu aja nggak?

Mulailah belajar, buka hati kamu buat sayang sama orang lain, ikhlasin aja mantan kamu pergi. Percaya deh, kamu bakal dapet yang lebih baik dari dia. Jadi jangan berpikir kalo dia satu-satunya orang yang bisa kamu sayangin banget.

Kamu kan belum ketemu orang lain. Siapin hati kamu dulu sebelum deketin atau nerima orang lain di hidup kamu, jangan sampe cari orang lain cuma buat pelarian.
Hidup itu indah kok, jangan cuma disia-siain untuk mikirin satu orang aja. Soal sahabat kamu, cobalah ajak baikan sahabat kamu. Tapi kamu harus janji kalo pas kamu lagi sama dia, kamu akan ngurangin untuk ngomongin soal mantan kamu.

Hidup masih panjang, masih bakal ketemu banyak orang lagi kok di hidup kamu, siapa tau salah satunya ada jodoh kamu :)

Beberapa hari kemudian…

Riki :
Sekarang gue udah baikan sama sahabat gue. Ternyata sahabat gue (cewek) sayang juga sama gue.
Baru tahu deh. Tapi Sayangnya hanya sebatas temen :D
Ya gak apa-apa lah :)



Mentoz (member forum), menulis saran khusus untuk mereka yang patah hati karena ditinggal sang kekasih, dengan gaya khasnya yang puitis.

Untukmu yang merasa sendiri karena ditinggalkan...

Sadarilah bahwa untuk beberapa saat engkau akan berlaku agak aneh, yaitu merasa bahwa engkau hanya sendiri di dalam hidup ini, dan bahwa dunia ini kosong dari apa pun yang bisa menggembirakanmu.

Cobalah ingat, betapa cerianya engkau dulu sebelum dia datang dan membuatmu jatuh cinta kepadanya?

Bukankah engkau dulu mampu untuk hidup mandiri dan bebas untuk bergembira di mana pun dan dengan siapa pun?

Apakah dia demikian hebatnya, sampai-sampai engkau berlaku menistakan nikmat Tuhan yang amat sangat luas ini?

Sudahlah. Lupakanlah dia.

Dulu engkau berbahagia tidak mengenalnya, dan engkau bisa tetap berbahagia setelah pernah mengenalnya.

Perlakukanlah dia sebagai yang pernah kau cintai, seperti keikhlasanmu menerima semua kehilanganmu selama ini.

Pantaskanlah dirimu bagi belahan jiwa yang lebih baik.

Sudahlah...

Janganlah kau teruskan menyalahkan dirimu ataupun menyalahkan dia,
Kadang butuh kesalahan untuk buatmu bijaksana, karena dari sebuah kesalahan kamu memperoleh pelajaran terbaik tentang hidup.

Bukankah penyesalannya sudah cukup menyiksamu?

Maka...
Life must go on And Let's fight.....
Perbaikilah hati dan dirimu untuk menanti cinta yg lebih baik lagi. Mudah-mudahan cinta yg lebih baik itu adalah jodohmu, Amin.


Anda ingin membaca curhat dan nasihat cinta yang lain? Atau anda sendiri ingin curhat masalah cinta anda? Silakan gabung di forum curhat.

Sunday, 1 January 2012

CurhatKita

CurhatKita


Ebook “BERDAMAI DENGAN BIPOLAR” Rilis Hari Ini!

Posted: 01 Jan 2012 01:00 PM PST

Selamat Tahun Baru 2012!

Mengawali tahun baru 2012, dengan mengucap Bismilahirrahman nirrahim, hari ini, Senin, tanggal 2 Januari 2012, ebook "BERDAMAI DENGAN BIPOLAR" resmi saya rilis.

Pertanyaan-Pertanyaan tentang Bipolar :
  • Apa dan bagaimana sebenarnya Gangguan Bipolar?
  • Seperti apa rasa (sakitnya) mengalami Gangguan Bipolar?
  • Bagaimana mengenali dan mengatasi Gangguan Bipolar?
  • Bagaimana cara orang lain mengatasi Gangguan Bipolar?
  • Bagaimana meyakinkan orang terdekat bahwa anda mengalami Gangguan Bipolar?
  • Jika anda Bipolar, bagaimana menanggapi sikap negatif orang-orang di sekitar anda?
  • Jika anda Bipolar dan orang-orang terdekat tidak memahami anda, bagaimana menyikapinya?
  • Jika orang yang anda cintai mengalami Gangguan Bipolar, Apa yang sebaiknya anda lakukan?

Ebook ini mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Mencoba memberi solusi dari masalah-masalah yang dihadapi teman-teman ODB dan keluarganya.

Karena, saya merasa selama ini apa yang saya sampaikan kepada mereka belum memadai, hanya penjelasan sepotong-sepotong.

Apakah jawaban dan solusi yang diberikan ebook ini akan memuaskan? Saya tak akan mengumbar janji di sini. Anda sendiri yang bisa menilainya setelah membaca ebook ini


Materi Ebook

Ebook ini terdiri dari 5 bagian :
  • Bagian 1 : Devinisi Bipolar, menjelaskan secara singkat pengertian gangguan kejiwaan secara umum dan gangguan bipolar secara khusus.
  • Bagian 2 : Opini Bipolar, menampilkan beberapa opini tentang bipolar.
  • Bagian 3 : Curhatku, menceritakan bagaimana saya mengenali, memahami, mengelola dan mengatasi bipolar.
  • Bagian 4 : Curhat Sahabat, menceritakan pengalaman pribadi beberapa teman ODB mengelola dan mengatasi bipolar dengan caranya masing-masing yang unik dan inspiratif.
  • Bagian 5 : Solusi Bipolar, menjelaskan beberapa solusi penanganan bipolar, baik solusi medis maupun non medis.

Saya berharap, setelah membaca ebook ini, anda bisa memahami gangguan bipolar dari beberapa sudut pandang. Anda juga akan memiliki pemahaman yang lebih jernih dan proporsional tentang bipolar.


Tim Editor
  • Prof. Dr. Ling Tan, Professor of Psychiatry di Pennsylvania Psychiatric Institute & Pennsylvania State University
  • Yeni Rosa Damayanti, Ketua Umum PJS (Perhimpunan Jiwa Sehat)
  • Bagus Utomo, Ketua Umum KPSI (Komunitas Peduli Skizofrenia Indonesia)
  • dr. Tika Prasetiawati, Aktivis Keswa
  • Arie Dabo (Arie Qurniawan), Penyandang Bipolar yang Tak Pandai Menyerah
  • Aniek Wijaya, Teman Dekat Bipolar


Kata Pengantar

Pengantar ahli untuk ebook ini ditulis oleh seorang psikiater yang sangat aktif menulis di berbagai media (online maupun offline), Dr. Andri, SpKJ, Penanggung Jawab Klinik Psikosomatik RS OMNI, Alam Sutera.


Kontributor

Beberapa teman facebooker dan blogger (tulisan, catatan, status fb, obrolan dan komentarnya) menjadi bagian dari ebook ini. Diantara mereka adalah :
Juminten Larasati, Inilah Diriku, Dian Nugraha, Dee Wardani, Veronica, Robi Krucil, Arie Dabo, Heri Pureness, Islandria Gobed, Kristi Swastiani dan Elma Marviani, Ana Geboy, Michael Comes Back dan Anto SG (ilustrasi).


Testimoni

Apa pendapat ODB, keluarga ODB, Blogger, aktivis dan professional keswa tentang ebook ini?

Saya sangat bangga dengan Anda yang bisa berdamai dengan Gangguan Bipolar, resiliensi. Menstigma diri sendiri tidak terdapat dalam kamus Anda, luar biasa. Anda mampu mengendalikan gangguan bipolar bukan sebaliknya (penyakit yang mengendalikan), salut untuk Anda.

Anda aktif membangun identitas yang positif sehingga Anda mempunyai perasaan positif terhadap diri sendiri, oh oh hebatnya. Anda gigih membuat tujuan atau aktivitas yang bermakna sehingga hidup Anda penuh makna, tidak sia-sia.

Selalulah yakin bahwa kehidupan yang berbahagia selalu milik Anda. Semoga sikap Anda menginspirasi teman-teman yang lain sehingga mereka mengikuti jejak Anda. Jangan pernah kehilangan harapan. Berusahalah selalu mengembangkan ketrampilan dan menggapai kesembuhan.

Jangan lupa kontrol yang teratur ke dokter Anda he..he.. Anda tidak sendiri, Kami selalu bersama Anda. Saya ingin sekali berjumpa Anda. Selalu lah berada dalam kelompok karena dukungan dari teman kelompok yang berkesinambungan, besar manfaatnya.

Berdoalah selalu kepada YMK, karena Dia lah Sang Penyembuh, Amiin.


Dr. dr. Nurmiati Amir SpKJ(K),
Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, Jakarta.



Pertama-tama saya mengucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas karya Tarjum penulis ebook ini yang juga seorang yang mengalami gangguan bipolar atau dulu dikenal dengan gangguan manik depresif.

Ini membuktikan bahwa orang dengan gangguan bipolar adalah luar biasa, orang jenius dan penuh talenta bila dia mendapatkan terapi yang komprehensif. Tidak hanya obat saja, tetapi juga terapi psikososial serta dukungan dari keluarga dan teman-teman yang mencintainya, maka dia akan mengalami pemulihan yang sempurna.

Ebook ini informatif sekali dengan bahasa yang mudah dimengerti sehingga dapat menjadi solusi terhadap berbagai kebingungan, keputus-asaan bagi orang maupun keluarga yang sudah didiagnosis dengan gangguan bipolar.

Saya berharap ebook ini juga dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan kesadaran orang dengan bipolar, keluarga maupun masyarakat luar, sehingga stigma yang selama ini melekat pada orang dengan gangguan bipolar semakin hari semakin berkurang.


dr. Eka Viora, SpKJ,

Kepala Pusat Inteligensia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI
Jln HR Rasuna Said Blok X5 Kav 4-9 Jakarta
email: ekaviora@yahoo.com, HP: 08161464070



Ebook ini bukan hanya penting dibaca oleh pasien dan keluarga pasien gangguan bipolar, tetapi juga oleh para profesional di kalangan kesehatan jiwa dan psikiatri agar lebih memahami apa yang dialami oleh para pasien gangguan bipolar.

Saya yakin ebook ini akan sangat bermanfaat sebagai penambah khasanah pustaka terkait gangguan jiwa khususnya gangguan bipolar.


Dr. Andri, SpKJ,
Penanggung jawab Klinik Psikosomatik RS. OMNI, Alam Sutera.


Andaikata boleh memilih, tidak ada seorangpun di dunia ini yang mau mengalami gangguan bipolar ataupun gangguan jiwa lainnya. Namun, jika kita memang telah digariskan untuk hidup dengan bipolar maka penyesalan, ratapan, keluh-kesah dan keputus-asaan bukanlah sebuah jawaban. Bangkit, berusaha pulih dengan ikhtiar maksimal dan menaikkan selaksa do'a kepada Tuhan Yang Maha Segala adalah solusi terbaik.

Ikhtiar maksimal tentunya harus dilandasi dengan pengetahuan tentang prosedur pemulihan yang benar. Saya, pernah kehilangan hampir seluruh hidup saya karena 'ketidaktahuan'. Saat itu saya dan orang terdekat saya tidak terpapar pengetahuan kesehatan jiwa.

Terapi medis adalah gerbang pemulihan. Tentu saja selanjutnya harus didukung dengan terapi-terapi lainnya seperti psikoterapi, pendekatan spiritual, aktivitas yang menyenangkan (kalau bisa) yang produktif juga, sosialisasi dan lain-lain. Selain itu, dukungan dan pendampingan yang dilakukan oleh keluarga ataupun orang terdekat sangatlah penting.

Melalui ebook ini saudara Tarjum berusaha berbagi pengetahuan mengenai gangguan bipolar. Juga tip-tip bagaimana berdamai dengannya.

Bagi rekan-rekan sesama penyandang gangguan bipolar, ebook ini bisa dijadikan referensi untuk lebih mengenali diri dan belajar mengelola gejala-gejala yang dialami. Semoga bisa menjadi pemacu semangat untuk bangkit dan berusaha pulih maksimal. We're not alone!

Dan bagi keluarga, pacar atau pasangan penyandang gangguan bipolar, ebook ini bisa membawa anda semakin memahami apa yang dialami dan dirasakan 'sang' penyandang. Sehingga selanjutnya bisa memberikan 'unconditional acceptance' alias menerima apa adanya. Memberikan motivasi bukan tuntutan, memberikan pendampingan bukan penghakiman.


Aniek Wijaya



Charles Baudelaire. Ludwig van Beethoven. Richard Dreyfuss. Paul Gascoigne. Mel Gibson. Linda Hamilton. Axl Rose. Sidney Sheldon. Frank Sinatra. Mike Tyson. Jean-Claude Van Damme. Vincent van Gogh. Catherine Zeta-Jones.

Anda tahu kesamaannya antara mereka? Mereka sama-sama didiagnosa penyandang bipolar. Mereka semua, kita tahu, adalah orang-orang yang hebat di bidang masing-masing.

Orang-orang penyandang bipolar hebat itu juga ada di sekitar kita. Dalam e-book ini Anda diajak menyelami perjuangan para penyandang bipolar di tanah air, termasuk Tarjum (sahabat saya) yang penulisnya sendiri, yang secara berani, jujur dan terbuka, telah bertutur tentang apa yang mereka alami sebagai penyandang bipolar.

Kita dipandu untuk membuka wawasan dan pembelajaran betapa kondisi diri yang menakutkan dan kadang membingungkan itu, justru memacu mereka untuk mencari solusi. Tidak mudah, tetapi juga tidak mengenal kata menyerah. Akhirnya, mereka mampu membalikkan kondisi tersebut menjadi prestasi yang patut kita kagumi. Termasuk hadirnya e-book yang sarat inspirasi dan sarat manfaat ini.


Bambang Haryanto,
Blogger dan penulis humor politik.
Menulis buku Komedikus Erektus : Dagelan Republik Kacau Balau (2010) dan Komedikus Erektus : Dagelan Republik Semangkin Kacau Balau (2012).
Tinggal di Wonogiri. Blog : komedian.blogspot.com.


Berapa Harga Ebook ini? Dan Bagaimana cara mendapatkannya?


Harga ebook "Berdamai dengan Bipolar"

Ebook dengan tebal 50 – 200 halaman biasanya dijual dengan harga antara Rp. 100.000,- s/d Rp. 500.000,-.

Tapi saya tak akan menjual ebook semahal itu. Ebook setebal 198 halaman ini saya jual dengan harga yang sangat terjangkau.

Anda hanya perlu membayar : Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah)

Meski dijual dengan harga yang murah, ebook ini bukan barang murahan lho :). Saya lebih mengutamakan kualitas ketimbang kuantitas.


Bagaimana cara mendapatkan ebook ini?

Sangat mudah dan praktis!

Anda tinggal transfer ke rekening :

Bank Mandiri a/n Tarjum No. Rek 132-00-1097739-6.

Lebih bagus kalau ditambah tiga angka unik dibelakangnya untuk memudahkan pengecekan transfer. Misalnya Rp. 50.133,- (133 adalah tiga angka terakhir nomor HP anda).

Setelah transfer, mohon konfirmasi ke email sivalintar@yahoo.com atau sms ke 085221074133. Dengan subjek email atau sms : "Pembayaran Ebook Bipolar". Sertakan nama dan alamat email.

Ebook akan dikirim via email paling lambat dalam waktu 2 x 24 jam setelah konfirmasi pembayaran.

Praktis dan mudah bukan?

Anda bahkan tak perlu beranjak dari ruang kerja atau rumah anda.
Anda bisa memesan, membayar dan membaca ebook ini langsung dari PC atau laptop anda!

Saya tunggu konfirmasi anda di sivalintar@yahoo.com.

Demikian pemberitahuannya, terima kasih.



Subang, 2 Januari 2012
Salam Sehat Jiwa,

Tarjum
Curhatkita & Solusibipolar