CurhatKita |
| Posted: 22 Aug 2011 01:57 PM PDT Oleh Juminten Larasati Tidak semua hal di dunia ini berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Seringkali kita harus berdamai dengan kenyataan yang berbeda jauh dengan apa yang kita cita-citakan. (miza, 2011) Bagi ODS (Orang Dengan Skizofrenia) atau ODB (Orang Dengan Bipoalar), masa-masa depresif adalah saat terberat yang mereka rasakan. Pada saat manic, mereka yang biasanya aktif dalam berbagai keggiatan, menjadi sangat lesu, lemah bahkan kelihatan.. maaf sedikit pandir. Begitu pula yang saya rasakan pada saat-saat depresif. Saya bisa tidur selama berjam-jam. Tidak mau mengerjakan tugas. Tidak memikirkan apa pun. Ingin rasanya hanya berbaring di kamar dan menikmati kesendirian. Ditambah lagi kepala terasa sakit, badan susah digerakkan, dan seringkali kehilangan kata-kata. Jika kondisi saya tidak terikat pada institusi apa pun. Saya hanya bertanggungjawab pada diri saya sendiri. Tidak menjadi beban bagi orang lain, hal itu tidak akan menjadi masalah besar. Namun kenyataannya, saya punya pekerjaan yang harus saya selesaikan. Dan saya bertanggung jawab atas tugas-tugas yang dibebankan kepada saya. Sempat saya berpikir, apakah saya harus menyerah dengan keadaan. Berhenti di tengah jalan. Dan tidak melakukan apa-apa. Tetapi itu bukan pilihan yang tepat. Menganggur sama halnya dengan merusak aspek kognisi otak secara perlahan-lahan. Sementara dunia terus berputar dan jam terus berdetak, saya ingin berhenti di satu titik, dan itu adalah hal yang mustahil. Maka saya merenung berkontemplasi, mencoba berpikir jernih dengan akal sehat se rasional mungkin dan dalam titik nadhir saya menemukan jawaban. Saya harus berdamai dengan kenyataan. Saya harus memahami dan memaklumi keadaan diri saya. Tidak perlu berhenti total, hanya perlu memperlambat langkah. Biarlah yang lain berjalan cepat. Tapi saya adalah siput yang cerdik. Yang bisa mendahului kancil. Saya mencoba menyederhanakan pemikiran. Mereduksikan tuntutan. Bahwa saya melakukan segala hal bukan untuk siapa-siapa dan bukan untuk mendapatkan apa pun. Hanya untuk ridho Illahi semuanya terasa ringan. Seperti bulu-bulu kapas yang beterbangan. Kita tidak perlu menjadi pemenang setiap hari. Tapi setidaknya kita telah memberikan usaha kita yang terbaik. Marilah kita senantiasa berbenah diri hingga menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Bagaimana pendapat anda tentang pengakuan jujur, inspiratif dan menggugah ini? Silakan sampaikan di komentar. Jika menurut anda artikel ini cukup menarik dan bermanfaat silakan share di twitter atau facebook. Jika mau berlangganan artikel blog ini melalui email, silakan subscribe disini. |
| You are subscribed to email updates from Curhatkita To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |

No comments:
Post a Comment